Hari ini senja tak ada, langit pun redup mungkin dia tau yang kurasakan saat ini, ku ingin senjaku kembali. Tidak ! “Mungkin senja marah padaku?”.
Kadang kala ku harus merenung memikirkan kejadian yang sudah ku lalui, tapi kenapa senja tak datang juga, untuk mendengarkan kisah-kisahku.
Senjaku… Kapan kau kembali? Menemaniku saat sulit maupun bahagiaku.
Sudah 2 hari senja tak ada, hanya mendung yang slalu ku temui di luar jendela kamarku. “Apakah senja masih marah padaku?”. Oh.. Senja maafkanlah diriku, mungkin ku sudah membuatmu marah dengan keadaanku.
Tapi, senja tak kunjung datang. Senja tak mau menampakkan dirinya lagi, senja ku merindukanmu… Sangat merindukanmu, datanglah kembali seperti biasanya.
Ohh… Senjaku…
Janganlah pergi, aku tak punya siapa-siapa selain dirimu! Kenapa? Hanya mendung menghiasai langit.
Mendung tak mengerti aku sepenuhnya, cuma senjaku yang mengerti semua keadaanku.
Maafkan aku senja!
Maafkan aku senja!
:(
BalasHapusMendung tak berarti apa apa, hanya senjaa iya senjaa :')
BalasHapus😟😟
BalasHapusKena skli hm:(
BalasHapusterlalu banyak senja, terlalu banyak ia memerah. barangkali saat ini sedang tidak ada yg bisa diperah, selain mendung putih kental, serupa susu sapi. biarkan ia memerah susu sapi! wkwkwkkwk
BalasHapus